Kajian
mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang
direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan
keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan. (Psl 1 angka 21 UU.
No. 23/1997)
Analisis
mengenai dampat lingkungan (AMDAL) lahir berdasarkan undang-undang tentang
lingkungan hidup di Amerika Serikat. National Environmental Policy Act (NEPA)
tahun 1969, dan mulai berlaku tanggal 1 Januari 1970. NEPA merupakan suatu
reaksi terhadap kerusakan lingkungan oleh aktivitas manusia yang semakin
meningkat, antara lain tercemarnya lingkungan oleh pestisida serta limbah dari
industri, transportasi.
Manusia tidak luput dari kegiatan pembangunan setiap
harinya. Pembangunan secara terus menerus akan berbenturan dengan lingkungan.
Hal ini yang disebut dampak. Oleh karna itu agar tidak menghilangkan proses
pembangunan dan kelestarian lingkungan dibuat AMDAL.
Dampak adalah suatu perubahan yang terjadi sebagai
akibat suatu aktivitas. Aktivitas tsb bersifat ilmiah (baik kimia, fisik maupun
biologi).
contoh: - semburan gas beracut (kimia)
- gempa bumi (fisik)
- pertumbuhan tanaman (biologi)
AMDAL terdiri dari 4 dokumen yaitu:
1. KA-ANDAL (Kerangka Acuan-ANDAL)
Ka-ANDAL adalah dokumen pertama yang akan dijadikan sebagai
pedoman dalam menyusun studi ANDAL.
2. ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan)
ANDAL adalah dokumen kedua yang berisi tentang kajian
secara cermat dan mendalam tentang dampak penting suatu rencana kegiatan
terhadap LH.
3. RKL (Rencana Pengelolaan Lingkungan)
RKL adalah dokumen ketiga yang berisi tentang
rekomendasi ANDAL tentang berbagai alternative rencana upaya pengelolaan
lingkungan yang perlu dilakukan dalam rangka mencegah dan menanggulangi dampak
negative penting yang diprakirakan terjadi dan mendorong dampak positif penting
yang diprakirakan terjadi.
4. RPL (Rencana Pemantauan Lingkungan)
RPL adalah dokumen keempat yang berisi tentang
rekomendasi ANDAL tentang berbagai alterative rencana upaya pemantauan
lingkungan yang akan dilakukan dalam rangka melihat efektifitas RKL dan
kecenderungan perubahan lingkungan yag terjadi sekaligus sebagai early warning
system.
Fungsi AMDAL:
a. Bagi Pemrakarsa
●Sebagai masukan bagi penyempurnaan desain teknis
rencana kegiatan yang akan dilakukan oleh perusahaan
●Sebagai pedoman dalam pelaksanaan Rencana Pengelolaan
Lingkungan (RKL) dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RPL).
●Sebagai salah satu persyaratan bagi diterbitkannya
surat perijinan yang diperlukan.
●Sebagai bukti kesadaran, ketaatan, dan kepedulian
pemrakarsa (perusahaan) terhadap ketentuan hukum yang berlaku.
b. Bagi Pemerintah :
●Membantu proses pengambilan keputusan tentang
kelayakan lingkungan bagi rencana pembangunan/proyek oleh perusahaan
●Menjadi bahan acuan dalam pengawasan terutama dalam
pelaksanaan Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan.
●Menyediakan informasi bagi perencanaan pembangunan
wilayah di Kabupaten/Kota.
c. Bagi Masyarakat :
●Mengetahui informasi lebih dini tentang adanya
rencana kegiatan tersebut, sehingga dapat mengantisipasi resiko negatip yang
akan dihadapi dengan adanya proyek tsb dan memanfaatkan peluang-peluang yang
ada sehubungan dengan adanya kegiatan tersebut, seperti : kesempatan kerja dan
peluang berusaha
●Turut berperan serta dalam mencegah dan menanggulangi
dampak negatif yang diprakirakan terjadi.
Metode Pengumpulan dan Analisis Data:
1. Fisika dan Kimia
·
Kualitas air permukaan
·
Kualitas udara
·
Bentuk wilayah
·
Kualitas tanah
2. Biologi
·
Kepadatan jenis
·
Dominasi relatif
·
Keragaman relatif
·
Indeks nilai penting
3. Sosek-Bud dan Keslingmas
·
Konsultasi dengan tokoh masyarakat
·
Wawancara dengan penduduk
·
Observasi lapangan
·
Data sekunder
·
Analisis statistik (Peluang kerja, usaha, dll)
4. Kamtibmas
·
Data sekunder mengenai kriminalitas dan kepadatan lalu lintas jalan
·
Observasi lapangan/pencatatan : kapasitas dan kondisi jalan, kepadatan
lalin
·
Analisis statistik (Peluang terjadinya kriminalitas)
Metode Prakiraan Dampak Penting
·
Model Matematik
·
Buku Mutu Lingkungan
·
Analog
Metode Evaluasi Dampak Penting
·
Metode Matriks
·
Bagan Alir
·
Overlay Peta Sebaran Dampak Penting


