Tanah merupakan salah satu sumber kehidupan bagi
makhluk bumi. Tanah memiliki peran penting dalam kehidupan kita. Sesuai rantai
makanan, semua yang kita makan berasal dari tanah. Tumbuhan dapat hidup di
tanah dan menghasilkan bahan yang dibutuhkan misalnya buah-buahan, umbi umbian,
sayur- mayor, daun untuk sumber makanan beberapa hewan.
Pencemaran /pen.ce.mar.an/ merupakan proses memcemari
atau pengotoran lingkungan (KBBI). Pencemaran tanah merupakan kondisi masuknya
zat berbetuk fisik, kimia ke dalam tanah.
Kini tanah di alam mulai tercemar. Apa sih penyebabnya?
Pencemaran tanah terjadi ketika limbah tidak dibuang dengan benar, seperti
membuah sampah, bahan kimia peptisida, pupuk, dan lainnya. Disebabkan pula oleh
kebocoran limbah cair atau bahan kimia industri.
Lalu bagaimana cara kita mengetahui tanah tersebut
tercemar atau tidak? Ciri ciri tanah yang tercemar ialah tanah tidak subur,
berbau busuk, kering, mengandung logam berat, mengandung sampah anorganik.
Apa sih dampak yang kita dapat? Dampak yang dihasilkan
sangat banyak. Jika tanah tercemar, tingkat kesuburan tanah akan berkurang yang
menyebabkan tanaman sukar tumbuh dan berkembang dengan baik. Lalu bagaimana
sumber makanan kita? Sedikit kemungkinan kita mengganti sumber makanan kita
dengan hewani. Karna sumber makanan hewan pun ada yang berasal dari tanaman
yang tumbuh di tanaman dan daging penghasil emisi karbon paing tinggi yang
dapat menyebabkan pemanasan global. Pencemaran tanah juga bias berbahaya bagi
kesehatan tergantung pada polutan dan cara masuk ke dalam tubuh. Berbagai macam
peptisida merupakan bahan karsinogenik yaitu zat penyebab kanker. Timabl dapat
merusak otak , ginjal. PCB terkait pada keracunan hati. Organofosfat dapat
menyebabkan gangguan pada saraf otot. Pencemaran tanah juga dapat berdampak
pada ekosistem. Perubahan kimiawi tanah menyebabkan metabolisme
mikroorganisme berubah. Bahkan dapat memusnahkan spesies primer rantai makanan
yang berakibat terhadap tingkatan lain dalam rantai makanan.
Jika sudah begini banyak pihak yang dirugikan, maka
apa yang bisa dilakukan untuk penanggulangan pencemaran tanah?
1. Daur ulang sampah plastic, kaca, karet, kertas. Mengapa? Karna bahan ini
membutuhkan waktu yang lama untuk terurai
2. Kegiatan untuk membersihkan
permukaan tanah dikenal dengan remediasi. Sebelum melakukan remediasi, hal yang
perlu diketahui:
a) Jenis pencemar (organik atau anorganik),
terdegradasi atau tidak, berbahaya atau tidak.
b) Berapa banyak zat pencemar yang telah mencemari
tanah tersebut.
c) Perbandingan karbon (C), nitrogen (N), dan fosfat
(P).
d) Jenis tanah.
e) Kondisi tanah (basah, kering).
f) Telah berapa lama zat pencemar terendapkan di
lokasi tersebut.
g) Kondisi pencemaran (sangat penting untuk
dibersihkan segera/bisa ditunda).
Remediasi onsite dan offsite
Ada dua jenis remediasi tanah, yaitu in situ (atau on
site) dan ex situ (atau off site). Pembersihan on site adalah pembersihan di
lokasi. Pembersihan ini lebih murah dan lebih mudah, terdiri dari pembersihan,
venting (injeksi), dan bioremediasi.
Pembersihan off site meliputi penggalian tanah yang
tercemar dan kemudian dibawa ke daerah yang aman. Setelah itu di daerah aman,
tanah tersebut dibersihkan dari zat pencemar. Caranya yaitu, tanah tersebut
disimpan di bak atau tanki yang kedap, kemudian zat pembersih dipompakan ke bak
atau tangki tersebut. Selanjutnya zat pencemar dipompakan keluar dari bak yang
kemudian diolah dengan instalasi pengolah air limbah. Pembersihan off site ini
jauh lebih mahal dan rumit.
Daftar Pustaka:
http://liasuryaningsih714.blogspot.co.id/p/pencemaran-air.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Pencemaran_tanah